Tuesday, December 4, 2018

Trend Skincare yang Kekinian! Yuk, Kenalan dengan Face-Oil!

Trend kecantikan saat ini semakin beragam. Bermula dari make-up hingga skincare. Salah satu trend skincare yang mulai booming dari pertengahan hingga akhir tahun 2018 ini adalah face oil. Terbukti dari semakin banyaknya brand-brand lokal yang mengeluarkan produk face oil.

Sebelumnya, apakah pembaca sekalian tahu apa itu face oil?


Kalau diartikan secara harafiah, ya minyak wajah.
Tunggu dulu.. tunggu dulu.. Minyak wajah di sini maksudnya bukan minyak yang ada di wajah yang biasa orang bilang kayak "muka penggorengan" itu lohh... itu beda lagi ceritanya :v

Tapi, minyak wajah atau face oil di sini maksud nya adalah minyak nabati yang dikhususkan untuk wajah dengan beragam manfaat bagi kulit, dan dalam penggunaannya harus disesuaikan dengan tipe kulit kita masing-masing.
Nah, sekarang setidaknya kalian sudah mengerti sedikit kan, apa itu face oil?


Face oil mempunyai komponen asam lemak  oleic acid dan linoleic acid. Tentunya kedua kandungan ini mempunyai perbedaan.

Oleic Acid vs Linoleic Acid

Struktur Molekul
secara sederhana, oleic acid merupakan omega-9 dan linoleic acid merupakan omega-6. 
untuk referensi bacaan lainnya, bisa klik di sini

Essential vs Non-essential
tubuh manusia tidak dapat memproduksi linoleic acid sedangkan tubuh dapat memproduksi oleic acid.

Health Effect
kedua jenis lemak ini mampu untuk menurunkan kolesterol LDL yang buruk (Low-density Lipoprotein)  dan mingkatkan kolesterol HDL yang baik (High-density Lipoprotein). Kegunaannya untuk mengatur kolesterol darah total, dan pada akhirnya akan mengurangi resiko stroke, dan jantung. Selain itu, seperti lemak sehat, linoleic acid dan oleic acid berguna untuk menjaga membran sel, memberikan energi, vitamin E dan antioksidan.

Calories per Gram
linoleic acid dan oleic acid mempunyai 9 kalori per gram.

Food Sources
linoleic acid dan oleic acid dapat ditemukan di beragam makanan. Asam linoleat sangat melimpah dalam biji dan kacang. Sumber lain termasuk minyak bunga matahari, bunga matahari, kedelai, dan wijen, daging, unggas, makanan laut, dan telur. Demikian juga, asam oleat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, makanan laut dan minyak seperti minyak bunga matahari, canola, zaitun dan almond.

(sumber referensi klik di sini)

Sekarang kita sudah mengetahui secara sekilas mengenai apa itu oleic acid dan apa itu linoleid acid.

Namun, manfaatnya bagi kulit apa? Berikut ulasannya..

1. Mengontrol kadar minyak pada wajah 
bagi yang mempunyai jenis kulit kering, mungkin terdengar wajar. Karena kulit kering jika diaplikasikan face oil tentunya akan dapat memberikan hidrasi yang cukup. Namun bagaimana jika face oil itu diaplikasikan pada jenis wajah berminyak?
muka udah berminyak, dikasih minyak lagi?
Mungkin sedikit terdengar konyol. Tapi faktanya memang begitu. Sederhananya, kulit yang memproduksi minyak berlebih sebenarnya dapat terjadi karena adanya kebiasaan-kebiasaan yang salah (contohnya: tidak memakai pelembab, atau memakai sabun wajah yang membuat kulit kering). Maka, kebiasaan yang berulang-ulang tersebut akan membuat kulit kita terbiasa. Kulit kita seolah-olah berpikir bahwa, "oh, kulit ini nanti akan kering" jadi, kulit akan bekerja keras untuk memproduksi minyak di wajah, supaya kulit kita tidak mengalami kekeringan. Padahal sebenarnya, yang terjadi di permukaan kulit kita minyak tersebut akan keluar secara berlebihan. 
Oleh karena itu, dengan penggunaan face oil, seolah-olah kita telah "men-trick" / "menipu" kulit kita. Asumsinya, face oil yang diaplikasikan akan terserap oleh wajah, dan akan mengirim sinyal kepada jaringan kulit yang bertugas untuk memproduksi minyak bahwa, "oh, kulit ini sudah mempunyai minyak, jadi kita gak perlu lembur untuk produksi minyak lagi.."  Jadi, dengan pemakaian yang teratur, dapat membantu mengontrol kadar minyak pada wajah menjadi lebih seimbang.

Untuk kandungan minyak yang baik bagi kulit kering adalah kandungan oleic acid yang lebih besar dari linoleic acid. Di bawah ini merupakan contoh dari jenis face oilnya.


sedangkan untuk kulit yang normal cenderung kering, kalian dapat memilih minyak dengan kandungan antara oleic acid dan linoleic acid nya seimbang. Dibawah ini merupakan contoh minyak yang mempunyai kadar oleic dan linoleic acid seimbang namun kadar oleic acid sedikit lebih tinggi.


Untuk kandungan minyak yang baik bagi kulit berminyak adalah oleic acid yang lebih kecil dari linoleic acid. Berikut ini adalah beberapa contoh dari face oilnya.


2. Membuat Skincare Lainnya Lebih Optimal
Kulit wajah membutuhkan 70% air dan 30% minyak agar kulit tetap terjaga kesehatannya. Maka, selain pelembab, face oil juga jelas dibutuhkan oleh kulit. Tentunya jenis face oilnya harus disesuaikan lagi dengan kebutuhan kulit masing-masing.

3. Mengatasi dan Mencegah Masalah di Kulit
Face oil mengandung banyak vitamin dan kegunaan yang bahkan tidak hanya bisa digunakan di wajah, namun seluruh tubuh dari rambut hingga ujung kaki. Masalah kulit seperti kulit kering, jerawat, kusam dan mencegah penuaan dapat kita temukan solusinya dalam face oil ini.

4. Boleh Dicampur dengan Produk Lain
Penggunaan face oil ini merupakan perawatan secara natural, sehingga produk face oil boleh dicampurkan dengan produk lain. Namun dalam pencampurannya, salah satu jenis face oil yang harus di perhatikan adalah Rosehip Oil. Karena, Rosehip oil mengandung retinoid acid yang dimana bahan tersebut kontra dengan bahan-bahan eksfolian kimia seperti AHA dan BHA. Maka, kedua bahan tersebut (rosehip oil dan AHA/BHA) sebaiknya tidak dicampur. Jadi, tetap harus memperhatikan kandungan utama dari produk face oil tersebut agar kulit tidak menimbulkan masalah baru. Selama tidak ada produk yang kontra dengan produk lain yang kalian gunakan, tidak masalah untuk mencampur produk. Selain itu, dalam penggunaannya juga tidak membutuhkan terlalu banyak. Biasanya cukup 3 - 4 tetes (pada umumnya dikemas dalam botol pipet).

5. Beda Jenis, Beda Kegunaan
Ada beragam produk face oil yang dijual di pasaran dengan beragam kegunaan. Contohnya, rosehip oil yang mengandung retinoid acid dapat berguna sebagai anti aging. Sementara, mungkin saja produk lain tidak mempunyai fungsi yang sama dengan jenis face oil tersebut. Maka dari itu perlu sekali bagi kita untuk mengetahui permasalahan kulit agar bisa mengetahui jenis face oil apa yang dapat kalian gunakan.




(sumber referensi klik di sini)

Nah, dari pemaparan kami di atas, kami rasa sudah cukup lengkap untuk kenalan dengan face oil. Di bawah ini, kami akan memberikan rekomendasi produk face oil yang banyak dijual secara online (produk lokal)

ig: @kleveruorganics


ig: @haple.id


ig: @puriverabotanicals


ig: @organicsupplyco


ig:@indoganic

No comments:

Post a Comment